Menyaring Air Hujan Untuk Dikonsumsi

Menyaring Air Hujan Untuk Dikonsumsi

Menyaring Air Hujan Untuk Dikonsumsi

Menyaring Air Hujan Untuk Dikonsumsi – Pemanfaatan air hujan tidak hanya sebagai pengairan untuk area persawahan atau perkebunan saja. Air hujan bisa dikonsumsi dengan melalui proses yang mudah. Salah satu cara yaitu dengan menyaring air hujan untuk dikonsumsii.

Memang cara yang paling mudah ialah dengan menampung air hujan lalu mengendapkan selama beberapa hari agar kotoran yang terdapat di dalam air mengenda di dasar gentong atau ember.

Instalasi menyaring air hujan untuk dikonsumsi sangatlah mudah dan tidak memerlukan biaya yang besar.

Hanya dibutuhkan wadah, pipa dan saringan. Proses penyaringan atau pemurnian air hujan diperlukan karena air merupakan media yang rentan oleh kuman dan bakteri. Maka dari itu hindari menggunakan air yang yang tercemar untuk masak, mandi bahkan minum.

Beberapa kuman atau bakteri yang sering ditemukan di dalam air hujan:

1. Bakteri Salmonella
bakteri ini dapat menyebabkan seseorang menjadi dehidrasi, sakit perut, demam dan diare.
2. E coli
Air hujan yang tidak disaring pastinya melewati atap yang kotor, debu yang menumpuk dan lain-lainnya. Bila bakteri ini tertelan manusia bisa menyebabkan diare.

Manfaat Menyaring Air Hujan Untuk Dikonsumsi

Proses ini muntuk meningkatkan kualitas air yang diperoleh sehingga nantinya aman ketika digunakan. Banyak alat yang kini bisa digunakan secara langsung untuk menyering air hujan namun alat-alat tersebut tidaklah murah harganya.

Dengan menyaring air hujan sebelum dimasukkan kedalam wadah atau gentong diharapkan air yang diperoleh memiliki standar yang aman.

Namun air hujan yang diperoleh dari penyaringan tidaklah aman dikonsumsi secara langsung, anda tetap perlu memasaknya samapai mencapai titik didik lalu didinginkan sehingga aman untuk dikonsumsi.

Selain penyaringan bisa juga dengan membuat filter air hujan sederhana dengan menggunakan gentong. Gentong diisi bahan-bahan penyaring seperti ijuk/sabut kelapa, batu krikil, arang/batu bata, kain kassa/spons.

Fungsi dari batu kerikil juga sabut kelapa yaitu untuk menyaring kotoran berukuran besar. Sementara itu sabut kelapa dan arang bertugas memfilter dan juga menghilangkan bau tak sedap dari air yang disaring.

Hasil dari penyaringan ini air memiliki pH 7 dan menurut dinas kesehatan air yang aman untuk dikonsumsi memiliki pH antara 6,5 sampai 8,5.

Baca artikel yang lain: Teknologi Canggih Terbaru

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.